Penjelasan Vector pada C++ STL

Written by: Fajar   |   Updated on: Juli 18, 2020
vector

Penjelasan Vector

Vector adalah Standard Template Library (STL) jika di dalam C/C++ memiliki bentuk std::vector . Umumnya, vector mirip seperti array

yang memiliki kemapuan untuk menyimpan data dalam bentuk elemen-elemen yang alokasi memorinya dilakukan otomatis dan bersebelahan.

Perbedaan signifikan dalam array dan vector terdapat pada fitur, dimana jika array memiliki ukuran elemen statis atau akan tetap sepanjang runtime berdasarkan saat pengkodingan, sedangkan pada vector, ukuran memori bersifat dinamis saat runtime.

Kemampuan Vector

Kemampuan vector bukan hanya pada jumlah elemen yang dinamis, vector pada C/C++ juga dilengkapi dengan fitur-fitur pelengkap seperti element access, iterators, capacity, modifiers.

dan berikut merupakan beberapa function umum yang sering digunakan untuk melakukan pengolahan data pada vector adalah:

vector::assign, vector::at, vector::back, vector::begin, vector::capacity, vector::cbegin, vector::cend, vector::clear dan masih banyak lagi.

Cara Membuat Vector

Untuk membuat vector dalam Bahasa pemrograman C/C++, dibutuhkan header untuk mendapatkan kata kunci std::vector diikuti dengan penentuan tipe data, identitas dari variabel dan jumlah elemen.

Bentuk deklarasi std::vector:

std:vector<tipe data> identitas(jumlah_elemen); 

Catatan: Jumlah_elemen merupakan opsional, jika tidak disertakan maka komputer akan otomatis menentukan berdasarkan inisialisasi variabel.

Contoh deklarasi:

//vector x yang berisi integer
vector<int> x = {4, 2, 3, 3, 4, 5};

//vector y yang berisi string
vector<string> y = {"tak kenal", "maka", "kenalan"};

Cara Menggunakan Vector

Untuk menggunakan dan mengakses data dalam vector, sama seperti array yang membutuhkan subscript[] untuk mengarah ke elemen yang spesifik.

Bentuk penulisan:

variabel_vector[nomer_elemen];

Contoh program:

#include <vector>
#include <iostream>

using namespace std;

int main(){
    vector<int> nomer = {1,2,3};
    int no_elemen = 1;
    
    //memodifikasi nilai
    nomer[no_elemen] = 10;
    
    //melihat nilai
    cout<<"nilai dari elemen "<<no_elemen<<" adalah "<<nomer[no_elemen];
    
    return 0;
} 

Macam-macam member function dari std::vector

Vector memiliki banyak member function yang digunakan untuk melakukan pengolahan data pada vector dan member function pada vector bisa dikategorikan menjadi lima jenis, yaitu:

  • Dasar merupakan kumpulan function umum, seperti: (constructor), (destructor), assign/operator=, dan get_allocator.
  • Akses Elemen atau Element Access, merupakan jenis yang digunakan untuk melakukan pengaksesan pada vector, seperti: at, operator[], front, back, dan data (C++11),
  • Iterators merupakan kumpulan function yang digunakan untuk melakukan operasi iterasi dalam vector, yaitu: begin / cbegin(C++11), end / cend(C++11), rbegin / crbegin(C++11), dan rend / crend(C++11).
  • Kapasitas atau Capacity merupakan jenis-jenis member function yang digunakan untuk operasi kapasitas pada vector, yaitu: empty, size, max_size, reserve, capacity, dan shrink_to_fit(C++11)
  • Pengubah atau Modifiers merupakan kumpulan member function yang memiliki jenis untuk melakukan operasi data pada vector, yaitu: clear, insert, emplace (C++11), erase, push_back, emplace_back (C++11), pop_back, resize, dan swap.

Untuk detail cara menggunakan member-member function yang disediakan oleh Vector C++ STL, akan penulis pisah pada artikel selanjutnya.

Baca :   Penjelasan Scope atau Ruang Lingkup

Penulis:

  • Wildan R. Wijanarko, S.T
  • Fajar Laksono

Editor:

  • Fajar Laksono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *