Penjelasan Operator Ternary

Posted on   Januari 23, 2018   |   Last Modified   Oktober 16, 2018
Ternary

Penjelasan Operator Ternary

Operator Ternary atau bisa disebut sebagai “Conditional Ternary Operator” juga bisa merupakan salah satu dari tiga sifat Operator, operator yang akan melibatkan 3 buah operand dalam satu operasi. Terdapat juga Operator ternary berfungsi untuk mengevaluasi ekspresi dan menentukan hasil berdasarkan kondisi. jika kondisi tersebut 1 ( true ) maka akan memilih pilihan ke satu, jika 0 ( false ) maka akan memilih pilihan ke dua.

Bentuk Penulisan

Ekspresi?nilaiSatu:nilaiDua;

Di atas melibatkan 3 operand yaitu sebagai ekspresi, nilaiSatu dan nilaiDua. Diletakan tanda ? di antara ekspresi dan pilihan nilai. Dan tanda : di antara dua pilihan true atau false.

  • Eksepresi : merupakan tempat dimana kita dapat menuliskan sebuah ekspresi sebagai kondisi yang akan dievaluasi. operasi ini akan memecahkan masalah berdasarkan kondisi ekspresi dengan memilih dua pilihan nilaiSatu dan nilaiDua sebagai hasil operasi.
  • nilaiSatu : merupakan tempat untuk menempatkan nilai yang akan dipilih sebagai hasil akhir dari operasi ternary, tempat ini bersifat 1 (true). Dengan arti jika hasil operasi mempunyai kondisi 1 (true) maka otomatis operasi akan menghasilkan nilai yang ada pada pilihan ke satu nilaiSatu.
  • nilaiDua : merupakan tempat untuk menempatkan nilai yang akan dipilih sebagai hasil akhir dari operasi ternary, tempat ini bersifat 0 (false). Dengan arti jika hasil operasi mempunyai kondisi 0 (false) maka otomatis operasi akan menghasilkan nilai yang ada pada pilihan ke dua nilaiDua.

Ekspresi ? nilaiJikaTrue : nilaiJikaFalse;

Contoh program

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
    int umur = 0;

    cout<<"Masukan umur anda : "; cin>>umur;
    cout<<"Umur anda "<<(umur>17?">":"<")<<" 17 "<<endl;

    return 0;
}

Contoh Program di atas akan menghasilkan program yang meminta anda untuk memasukan umur, dan akan dioperasi untuk menampilkan apa yang telah anda input.

Baca :   Penjelasan dan Macam-macam Operator Logika

Contoh Khasus

Ada peraturan di sekolah bahwa, jika siswa masuk lebih dari jam 7 maka akan mendapatkan nilai C dan jika siswa berangkat awal, masuk kurang dari jam 7 maka akan mendapatkan nilai A.

Penyelesaian

kedatangan<JAM_MASUK?'A':'C';

Program

#include <iostream>
using namespace std;

int main (){
    const int JAM_MASUK=7;
    int kedatangan;
    char nilai;

    cout<<"Masukan Jam Kehadiran Siswa = ";cin>>kedatangan;
    nilai = kedatangan<JAM_MASUK?'A':'C';
    cout<<"Nilai Siswa = "<<nilai;
    return 0;
}


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *