Pengertian dan Ketentuan Memberikan Indentitas pada Kode Program

Posted on   Januari 22, 2018   |   Last Modified   September 10, 2018
identifier

Pengertian Identifier

Identifier atau dalam bahasa Indonesia merupakan Identitas. Identifier adalah identitas atau nama yang telah diberikan kepada function, variabel, obyek, class, namespace dan lain-lain.

Identifier merupakan suatu identitas untuk sebuah deklarasi yang kita dirikan agar CPU, programmer maupun manusia dapat mudah mengenali deklarasi dalam kode program. Berikut adalah hal yang harus anda perhatikan dalam pembuatan nama atau identitas:

Hal dan Peraturan Pembuatan Identifier:

  1. Identifier dapat terdiri dari satu atau beberapa karakter yang terdiri dari angka (0-9), huruf (A-Z, a-z), Simbol Dollar ($), garis bawah (_). Tapi ingat dalam pembuatan identifier tidak boleh menggunakan angka pada awal dari dari identitas, contoh: 5menit.
  2. Case Sensitive: yang harus anda perhatikan di sini adalah membedakan Huruf besar dan huruf kecil. Dalam pemrograman jika kita membuat nama identifier dengan memiliki nama yang sama akan dianggap berbeda jika bentuk hurufnya berbeda. contoh : namaidentifier tidak sama dengan Namaidentifier.
  3. Simbol lain yang tidak disebutkan di peraturan no 1, tidak bisa digunakan dalam pembuatan identifier. Seperti (-),(,),(.),(+),(\) dan lain-lain.
  4. dalam pembuatan identifier tidak diperbolehkan menggunakan spasi.
  5. Tidak bisa menggunakan nama yang sama dengan beberapa standar keyword pada C++, contoh: int, float, char, private, class, struct dan lain-lain.
  6. Panjang Identifier tidak dibatasi.

Di bawah ini adalah macam-macam identifier yang tidak bisa dipakai karena sudah menjadi keyword dalam standar pustaka bahasa pemrograman C++.

alignas, alignof, and, and_eq, asm, auto, bitand, bitor, bool, break, case, catch, char, char16_t, char32_t, class, compl, const, constexpr, const_cast, continue, decltype, default, delete, do, double, dynamic_cast, else, enum, explicit, export, extern, false, float, for, friend, goto, if, inline, int, long, mutable, namespace, new, noexcept, not, not_eq, nullptr, operator, or, or_eq, private, protected, public, register, reinterpret_cast, return, short, signed, sizeof, static, static_assert, static_cast, struct, switch, template, this, thread_local, throw, true, try, typedef, typeid, typename, union, unsigned, using, virtual, void, volatile, wchar_t, while, xor, xor_eq //dan lain-lain

Contoh Identifier yang salah :

3NamaIdentifier
float
nama identifier
%^7543

Contoh Identifier yang benar :

namaIdentifier
NaMAIdEntiFier
_namaidentifier
Nama3Identifier
$identifierBernama
Identifier$Bernama

Contoh Program :

#include <iostream>
#include <string>
using namespace std;

int main(){
    string $BelajarCpp, BelajarCPP, belajar_cpp, belajarcpp;
  
    $BelajarCpp = "$BelajarCpp.com";
    BelajarCPP = "BelajarCPP.com";
    belajar_cpp = "belajar_cpp.com";
    belajarcpp = "belajarcpp.com";

    cout<<$BelajarCpp<<endl;
    cout<<BelajarCPP<<endl;
    cout<<belajar_cpp<<endl;
    cout<<belajarcpp<<endl;

    return 0;
}


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *