Pengenalan Bahasa Pemrograman C

Posted on   Februari 26, 2018   |   Last Modified   Mei 31, 2018

Bagi yang baru belajar bahasa pemrograman (sama sekali belum pernah belajar pemrograman), mungkin akan timbul pertanyaan seperti apa itu bahasa C?, digunakan untuk apa?, apa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki bahasa C?

Bahasa Pemrograman C merupakan bahasa general purpose yang dirancang dan dikembangkan oleh Dennis MacAlistair Ritchie. Pada awalnya bahasa C hanya dirancang untuk menulis sistem operasi Unix di PDP11. Karena portabilitas, efisiensi dan kemampuan mengakses perangkat keras, sekarang bahasa C banyak digunakan untuk menulis sistem operasi (Linux, Windows dan MacOS), bahasa pemrograman tingkat tinggi (contoh Python, Perl dan PHP), library untuk bahasa pemrograman (contoh Allegro), software (contoh Gedit dan MATLAB) dan game engine (contoh Jedi, GoldSrc, Id Tech 3 dan M.U.G.E.N). Di beberapa perguruan tinggi dan universitas di dunia juga menggunakan bahasa C sebagai pengantar bahasa pemrograman untuk freshman (mahasiswa semester 1).

Beberapa kelebihan bahasa C.

  1. Portabilitas yang tinggi. Source code (sumber kode) yang ditulis dengan bahasa C dapat dengan mudah dipindahkan dan dijalankan di platform lain tanpa atau dengan sedikit perubahan.
  2. Mudah dipelajari. Karena bahasa C merupakan bahasa prosedural yang terstruktur dan hanya menyediakan 32 keywords/reserve words (kata kunci/kata-kata yang dicadangkan) dalam bahasa inggris sehari-hari, seperti if, else, switch, continue sehingga mudah untuk dimengerti.
  3. Dukungan pustaka-pustaka (libraries) pada bahasa C banyak.

Beberapa kekurangan bahasa C.

  1. Tidak menyediakan runtime error checking. Contoh: jika sebuah nilai bertipe data float (bilangan pecahan) dilewatkan pada parameter sebuah fungsi bertipe int (bilangan bulat), maka parameter fungsi tersebut akan menerima nilai tersebut dan nilai akan berubah. Program tidak akan memberikan pesan kesalahan.
  2. Tidak menganut konsep Pemrograman Berorientasi Objek/Object Oriented Programming (OOP).
  3. Konsep pointer dan memory management sangat sulit dimengerti pemula.

Dengan mempelajari bahasa C, maka akan lebih mudah mempelajari bahasa pemrograman lain, seperti C++, Java, C#, Python dan lain-lain. Mengapa demikian? Karena bahasa pemrograman tingkat tinggi/modern sebagian besar menganut gaya bahasa C (atau biasanya disebut C likes languages).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *