Apa itu Front-end Development? Keahlian dan Tugas yang dimiliki

Written by: Fajar   |   Updated on: Oktober 14, 2020
Front end development adalah

Pada jaman dahulu, membangun sebuah aplikasi tidak begitu rumit, tidak seperti sekarang yang semakin rumit dan hal itu menghasilkan banyak peran atau posisi terutama dalam pekerjaan pembangunan aplikasi, yaitu terciptanya peran Front-end dan Back-end.

Membagi pekerjaan menjadi dua jenis peran sangat diperlukan, karena keberadaan Front-end dan Back-end bertujuan untuk meningkatkan tingkat fokus dari para pekerja.

Terutama adalah peran sebagai Front-end yang memiliki tugas utama untuk melakukan pekerjaan membuat tampilan menarik antarmuka dari aplikasi kepada pengguna aplikasi.

Dalam artikel ini, penulis akan mencoba untuk menggalih lebih dalam mengenai pekerjaan dari Front-end Development. Apa itu Front-end Development, apa yang mereka lakukan, alat-alat yang digunakan, dan sebagainya.

Apa itu Front-end Development?

Front-end Development atau juga dikenal sebagai Client-side development, salah satu pekerjaan yang penting dalam melakukan pembangunan aplikasi dengan tugas utamanya adalah membangun tampilan antar muka yang mudah digunakan pada aplikasi untuk para pengguna aplikasi tersebut.

Umumnya, Front-end Development sering diartikan sebagai pengembangan antarmuka dari website, tapi nyatanya Front-end Development juga “ada” pada pengembangan aplikasi pada perangkat mobile dan desktop.

Pada intinya, Front-end development adalah sebuah pekerjaan yang membuat antarmuka untuk sebuah program.

Seberapa penting peran dari front-end dari sebuah aplikasi? Untuk menjawab itu dapat kita illustrasikan pada kasus di dunia nyata, yaitu:

Ketika anda membutuhkan sejumlah uang, anda bisa pergi ke bank dengan pola, yaitu. Anda mengunjungi Bank dan meminta ke pada costumer service untuk meminta uang.

Pola itu tidak akan bisa diubah menjadi seperti, jika anda membutuhkan uang, anda datang ke Bank, hanya mengambil uang yang ada di tempat penyimpanan lalu langsung pergi. Hal itu akan melanggar hukum, karena membahayakan Bank dan Nasabah dari Bank tersebut.

Baca :   Contoh Soal: Basic Object Oriented Programming

Dari model tersebut, kita bisa ambil kesimpulan bahwa Customer service merupakan representasi dari keberadaan front-end untuk sebuah program. Dimana orang-orang dapat berinteraksi, dengan mudah untuk meminta sesuatu dan juga keberadaan tersebut meningkatkan keamanan untuk semua pihak.

Apa yang dilakukan oleh seorang Front-end Developer?

Front-end developer memiliki tugas utama yaitu untuk membangun antarmuka dari aplikasi dengan menggunakan keahlian dalam kreatifitas, disain, dan pengetahuan mengenai teknologi.

Pada dasarnya mereka membungkus informasi dan fungsi yang telah disediakan oleh Backend menjadi sebuah antarmuka yang interaktif, mudah dilihat, dibaca, dipahami, relavan dan nyaman untuk digunakan oleh pengguna aplikasi.

Pekerjaan tesebut terdengar simpel untuk dilakukan, tapi sebenarnya tidak semudah itu.

Kebenaranya, Front-end developer juga dengan teliti memperhatikan aspek-aspek berikut saat melakukan pekerjaanya:

  1. User Interactions and User Experiences,adalah aspek dalam memperioritaskan untuk membuat sebuah tampilan yang mudah dibaca, mudah digunakan dan nyaman digunakan untuk pengguna dari tampilan aplikasi.
  2. Aksesbilitas, adalah sebuah pencapaian yang harus dicapai oleh program agar program dapat menyesuaikan di berbagai variasi perangkat, dan ukuran layar. Hal itu mengharuskan Developer harus membuat tampilan yang Responsible.
  3. Kinerja, adalah sebuah aspek yang penting untuk memperhitungkan kecepatan dari setiap interaksi dan kecepatan memuat data untuk kenyamanan pengguna program.

Alat-alat yang digunakan untuk Front-end Development

Ada banyak variasi teknologi yang dapat membantu untuk melakukan pekerjaan pengembangan Front-end, tapi pada umumnya adalah HTML, CSS dan Javascript.

Dari beberapa teknologi tersebut memilliki fungsinya masing-masing, yaitu:

  • HTML (Hypertext Markup Language) adalah struktur atau tulang dari sebuah tampilan, dengan ini kita bisa mendirikan bermakai macam component dalam tampilan seperti teks, tombol, box, tautan dan lain sebagainya.
  • CSS (Cascanding Style Sheets) adalah teknologi yang disediakan untuk mengatur “style” atau gaya tampilan dari elemen-elemen yang ada.
  • JavaScript, adalah teknologi yang akan mengubah sebuah tampilan statis dari HTML menjadi aplikasi yang dinamis dan bahkan ber-animasi untuk membuat tampilan-tampilan yang interaktif.
Baca :   Biografi Bjarne Stroustrup Pencipta C++

Bagaimana Penampakan Karir terhadap Front-end Developer?

Di saat-saat ini, kebutuhan terhadap tenaga professional untuk Front-end Developer terus meningkat, bahkan termasuk dalam kesempatan untuk mendapatkan gaji yang cukup tinggi terhadap pekerjaan ini.

Pada dasarnya, hal-hal seperti ini juga akan membuka kesempatan terciptanya sebuah jenis lapangan pekerjaan baru dengan tujuan yang sama tapi teknologi yang berbeda.

Permintaan-permintaan terhadap pekerjaan ini biasanya mencari seseorang yang pada umumnya memiliki keterampilan dalam pemrograman, desain dan problem solving


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *