Pengertian dan Jenis-jenis Variabel C++

Tags

Pengertian dan Jenis-jenis Variabel C++ - belajar C++

Pengertian Variabel

Variabel Adalah suatu tempat menampung data atau konstanta dimemori yang mempunyai nilai atau data yang dapat berubah-ubah selama proses program.Jenis Variabel pada C++ ini sangat berguna didalam penulisan suatu fungsi agar penggunaan didalam penggunaan suatu variabel tidak salah. Terdapat beberapa jenis variabel yaitu Variabel Lokal, Variabel Eksternal atau Global, Variabel Statis.

Baca juga : Pengertian dan Deklarasi Variabel C++

Jenis-jenis Variabel

Variabel Lokal
Variabel Lokal adalah variabel yang dideklarasikan didalam fungsi dan hanya
dikenal oleh fungsi yang bersangkutan. Variabel lokal biasa disebut dengan Variabel
Otomatis.

Contoh Variabel Lokal
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
lokal( );
main( )
{
   int a = 15;
   clrscr( );
   cout<<"Pemanggilan Variabel Lokal"<<endl;
   cout<<"\nNilai didalam funsi main() = : "<<a;
   lokal( );
   cout<<"\nNilai didalam funsi main() = : "<<a;
   getch( );
}
lokal( )
{
   int a = 10;
   cout<<"\nNilai a didalam fungsi lokal( ) = "<<a;
}  

Baca juga : Pengertian dan Contoh Inisialisasi Variabel

Variabel Eksternal
Variabel Eksternal adalah variabel yang dideklarasikan diluar fungsi yang bersifat global yang artinya dapat digunakan bersama-sama tanpa harusdideklarasikan berulang-ulang. Untuk pendeklarasian variabel ekternal ini, diluar dari fungsi main(), yang selama ini pendeklarasian variabel selalu didalam fungsi main().

Contoh Variabel Eksternal atau Global
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
int a = 6; //--> deklarasi variabel eksternal
void lokal( );
void main( )
{
   clrscr( );
   cout<<"Penggunaan Variabel Eksternal"<<endl;
   cout<<"\nNilai didalam funsi main() = : "<<a;
   lokal ( ); //--> pemanggilan fungsi local
   cout<<"\nNilai Setelah penggilan fungsi local() = ";
   cout<<a;
   getch( );
}
void lokal( )
{
   a+=10;
}  

Baca juga : Cara Deklarasi Pointer pada Variabel C++

Variabel Statis
Variabel Statis dapat berupa variabel local atau variabel eksternal Sifat variabel
statis ini mempunyai sifat antar lain.
  • Jika variabel statis bersifat local, maka variabel hanya dikenal oleh fungsi tempat variabel dideklarasikan.
  • Jika variabel statis bersifat eksternal, maka variabel dapat dipergunakan oleh semua fungsi yang terletak pada file yang sama ditempat variabel statis
  • dideklarasikan.
  • Jika tidak ada inisialisasi oleh pemrograman secara otomatis akan diberikan nilai awal nol.

Suatu variabel statis diperoleh dengan menambahkan kata-kunci static didepan penentu tipe data variabel.

Contoh Penggunaan Variabel Statis
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
walah( ); //--> prototipe fungsi walah
main( )
{
   int k = 5;
   clrscr( );
   walah( );
   walah( );
   cout<<"\nNilai K didalam fungsi main() = "<<k;
   getch( );
}
walah( )
{
   static int k; // --> deklarasi variabel statis
   k += 4;
   cout<<"\nNilai K didalam fungsi() = "<<k;
}  

Baca juga : Pengertian dan Contoh Konstanta/Literal C++

Hal ini terlihat bahwa :
  • Pada pada prototipe fungsi walah( ) tidak tedapat nilai awal, maka secara otomatis variabel k = 0.
  • Pada pemanggilan fungsi walah( ) pertama, tercetak nilai variabel k = 4, didapat dari k=0+4.
  • Pada pemanggilan fungsi walah( ) kedua, tercetak nilai variabel k = 8, didapat dari k=4+4, karena nilai k yang terbaru adalah 4.
  • Pada pencetakan k didalam fungsi main( ), adalah 5, karena variabel k, didalam fungsi main( ) bersifat lokal. 

Cukup sekian dari belajarcpp.com semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Mohon maaf atas kekuranganya dan Terima Kasih atas dukungan dan kunjungan anda ke BelajarCPP. Have a nice day.

Last update : 6 Februari 2016


EmoticonEmoticon